" />

AGRIBISNIS

Awal Sukses Masa Depan Anda


  PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

Fakultas Pertanian UNIVERSITAS JANABADRA

 

VISI:

Pada tahun 2015 menjadi Prodi Agribisnis yang mampu:

1.        Menghasilkan lulusan dengan kompetensi manajemen agribisnis, kewirausahaan dan pertanian yang berkelanjutan

2.        Menghasilkan penelitian dan pengabdian terkait dengan kebijakan  agribisnis yang berguna bagi terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian bangsa

MISI:

          1.         Menyelenggarakan proses pembelajaran yang berkualitas dan tanggap terhadap perkembangan agribisnis, pembangunan pertanian dan permasalahan pertanian.

          2.         Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang agribisnis, kewirausahaan dan kebijakan pertanian untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan dan mendukung kemandirian bangsa

3.    Mengembangkan kelembagaan program studi sesuai dengan perkembangan pertanian.

TUJUAN: 

          1.         Menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan manajerial di bidang agribisnis.

          2.         Menghasilkan lulusan yang mampu berwirausaha.

          3.         Memiliki Tenaga Dosen yang berkompetensi tinggi sesuai bidang keahliannya serta menghasikan penelitian dan pengabdian yang diakui secara nasional

          4.         Kurikulum sesuai perkembangan masyarakat melalui perubahan isi dan struktur.

          5.         Menciptakan suasana akademik yang mendukung proses pembelajaran.

6.   Publikasi hasil penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi masyarakat. 

Berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 308/DIKTI/Kep/1994, secara resmi Program Studi AGRIBISNIS Fakultas Pertanian Universitas Janabadra didirikan, tepatnya tanggal 19 Desember 1994 dengan status terdaftar untuk menyelenggarakan program pendidikan jenjang Strata Satu (S-1) 

            Pada Tahun 2000, berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi nomor 004/BAN-PT/AK-IV/IV/2000 tertanggal 27 April 2000, Program Studi AGRIBISNIS Fakultas Pertanian Universitas Janabadra memperoleh Sertifikat Akreditasi dengan peringkat C (nomor sertifikat: 03093/Ak-I-III-004/UJBSUA/IV/2000). Selanjutnya pada bulan Juli 2003, berdasarkan surat keputusan nomor 012/BAN-PT/AK-VII/S1/VII/2003, diperoleh Sertifikat Akreditasi dengan peringkat B. Saat ini ada tiga minat studi, yaitu Agribisnis, Manajemen Agroindustri, dan Sosial Ekonomi Pertanian.  Pada tahun 2003-2004, program studi kami memenangkan Program Hibah Kompetisi Semi QUE-V dari Ditjen Dikti Depdiknas RI untuk Program Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Internal Manajemen dan pada tahun 2006 memenangkan Program Hibah Bersaing dari Depdiknas RI untuk kegiatan penelitian tentang Pengembangan Kawasan Konservasi Hutan pada Komunitas Suku Rimba di Provinsi Jambi bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jambi. Di samping itu, berbagai kegiatan penelitian lainnya yang didanai oleh berbagai sumber dana telah pula dilakukan oleh para staf pengajar, misalnya penelitian Dosen Muda dan Kajian Wanita, serta penelitian tim bekerjasama dengan Lembaga Pemerintah (Dinas Pekerjaan Umum). Kegiatan lain yang cukup banyak dilakukan oleh para staf pengajar adalah kegiatan pendampingan melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat. Dalam pada itu, sejumlah staf pengajar berhasil meraih kejuaraan bergengsi, seperti  Ary Suta Center (ASC) Award (Pemenang I) dan  Lomba Karya Tulis Bank Indonesia (Juara II) pada tahun 2008. Prestasi tidak hanya diraih oleh staf pengajar, tetapi juga para mahasiswa, misalnya pada tahun 2008, tiga orang mahasiswa berhasil memenangkan Lomba Karya Tulis Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Depdiknas, dengan topik tentang Pembuatan Komposter.

         Perkembangan Saat Ini dan ke Depan

           Sesuai dengan visi yang dimiliki oleh Universitas Janabadra, yaitu sebagai universitas yang bervisi KEBANGSAAN, Program Studi AGRIBISNIS Fakultas Pertanian Universitas Janabadra saat ini dan dalam jangka panjang ke depan terus berusaha untuk menjadikan diri sebagai sebuah lembaga pendidikan unggul yang berfungsi sebagai rujukan, nara sumber, maupun kontributor bagi pengembangan konsep pembangunan yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat, pengembangan pertanian alternatif, pengembangan model-model pembangunan, dan pengembangan agribisnis baik melalui lulusan yang tersebar di seluruh Indonesia maupun dari  hasil-hasil penelitian yang dihasilkan oleh para staf pengajar

Dengan visi program studi, yaitu: " Menjadi program studi unggul yang mampu menghasilkan sumberdaya manusia berkualitas dan mampu memecahkan masalah sosial ekonomi pertanian/agribisnis dengan penguasaan IPTEK berlandaskan semangat nasionalisme dan kebangsaan", serta misi: "Menyelenggarakan pendidikan untuk menyiapkan sarjana yang mampu mengidentifikasi dan memecahkan berbagai masalah di bidang sosial ekonomi pertanian/agribisnis; melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang sosial ekonomi pertanian/agribisnis untuk mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan;  dan mengembangkan kelembagaan program studi sesuai dengan perkembangan zaman dan menjalin kerjasama dengan pihak lain", kami memiliki spesifikasi kompetensi: "Menghasilkan lulusan yang mampu menganalisis berbagai permasalahan agribisnis dan pembangunan pertanian berkelanjutan melalui pendekatan ilmiah dengan cara mengaplikasikan kemajuan teknologi informasi dan komputasi untuk mengolah data agronomis maupun sosial-ekonomi sebagai dasar pengambilan keputusan" 

·                     Bidang ilmu yang menjadi kajian utama kami untuk mewujudkan kompetensi lulusan adalah (i) pembangunan pertanian yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan (laboratorium ekonomi sumberdaya alam dan lingkungan), (ii) pengembangan pertanian alternatif, penggunaan sumberdaya terbarukan, pengembangan dan penelitian tanaman pangan, penghasil energi (biofuel) dan hortikultura (laboratorium agronomi), (iii) pengembangan kewirausahaan, usaha kecil menengah, microfinance, flexible specialization, distribusi dan proses produksi (laboratorium agribisnis dan agroindustri), (iv) usaha pemberdayaan masyarakat dan pembangunan partisipatif (laboratorium sosiologi dan pemberdayaan masyarakat), (v) pengembangan sistem informasi pembangunan pertanian, pembuatan model-model komputer untuk pengembangan agribisnis dan pembangunan masyarakat dengan pendekatan soft computing, artificial society, econometrics dan perencanaan pengembangan wilayah (Laboratorium Komputasi, Teknologi Informasi, dan Pengembangan Wilayah)

            Untuk mewujudkan kompetensi lulusan, khususnya dalam bidang agribisnis, sosial ekonomi pertanian, dan manajemen agroindustri, kami berupaya meningkatkan kualitas lulusan melalui perbaikan proses akademik, peningkatan efisiensi internal dan produktivitas program studi dengan cara sebagai berikut.

         Peningkatan kualitas dan kesesuaian lulusan dilakukan melalui tracer study yang berkelanjutan, pengembangan kurikulum, dan penajaman core of competence program studi

         Perbaikan proses akademik dilakukan melalui penelitian kemitraan, pengembangan Student Centered Learning, perbaikan kualitas proses akademik agar dapat dicapai peningkatan kualitas dan kompetensi lulusan

         Perbaikan manajemen internal jurusan akan didasarkan pada upaya perbaikan aspek manajemen untuk perbaikan proses pengajaran, perbaikan kualitas lulusan, dan pengembangan staf, serta penggunaan sistem penjaminan mutu dan SOP (Standard Operating Procedure) untuk mewujudkan quality control yang baik

    Kesesuaian Lulusan dengan Kebutuhan Masyarakat dan Pasar Kerja

Keterserapan pasar dari lulusan berkualitas yang dibekali dengan kewirausahaan agribisnis tidak hanya dibutuhkan di sektor publik tetapi juga di sektor pemerintah, di samping organisasi bisnis, sosial,  pendidikan dan organisasi non bisnis lainnya baik dalam skala lokal, nasional maupun intenasional. Meskipun demikian, pembekalan lulusan dengan keahlian lainnya yang berkaitan dengan pembangunan dan pengembangan pertanian masih dibutuhkan

Keberhasilan pencapaian tujuan Pembangunan Pertanian pada PJP II ditunjukkan oleh indikator makro dan mikro baik kuantitatif maupun kualitatif. Tenaga kerja yang bekerja di sektor pertanian sangat besar dan menunjukkan kenaikan tetapi dilihat dari persentase menurun (kecuali pada masa krisis justru menunjukkan kenaikan baik dari persentase apalagi dari persentase absolut, kontribusi penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian sebesar 45%). Nilai tambah sektor pertanian juga menunjukkan kenaikan walau secara relatif berkurang. Kontribusi sektor pertanian terhadap PDB relatif menurun sejak tahun 1983 dari 24,84 % menjadi 14,88 % pada tahun 1997. Pada masa krisis  Produksi Domestik Bruto (PDB) relatif sektor pertanian mengalami kenaikan (19,54 % pada tahun 1999) dan setelah itu turun kembali. Tahun 2002 kontribusi sektor pertanian turun menjadi 16,5%. Oleh karena itu, lulusan harus dibekali dengan pengetahuan pertanian dalam arti luas (agribisnis, agroindustri dan pembangunan berkelanjutan), bukan hanya pada kegiatan on-farm

Pertumbuhan ekonomi dan industri yang relevan dengan penyediaan pasar kerja bagi lulusan

Terpuruknya perekonomian Nasional sejak pertengahan 1997 yang berdampak hingga saat ini membuktikan rapuhnya fundamental ekonomi Indonesia yang kurang bersandar pada potensi sumberdaya domestik. Pengalaman pahit krisis moneter dan ekonomi tersebut memberikan bukti empiris bahwa sektor pertanian merupakan sektor paling tangguh menghadapi terpaan yang pada gilirannya memaksa kesadaran publik untuk mengakui bahwa sektor pertanian merupakan pilihan yang tepat untuk dijadikan sektor andalan dan pilar pertahanan dan keamanan ekonomi nasional.

            Memasuki Milenium ketiga, pembangunan sektor pertanian harus diarahkan kepada pertanian moderen yang tangguh, efisien dan dikelola secara profesional serta memiliki keunggulan untuk memenangkan persaingan di pasar global karena perekonomian Indonesia semakin terintegrasi ke dalam perekonomian dunia di era globalisasi. Paradigma pembangunan pertanian yang semula bertujuan untuk meningkatkan produksi semata harus bergeser kearah peningkatan kesejahteraan dengan sektor agroindustri sebagai leading sektor. Dengan sektor ekonomi yang membaik maka sektor agroindustri sangat potensial untuk menampung lulusan Program Studi Agribisnis

Sebagai konsekuensi logis dari kondisi ekonomi, sosial, politik, budaya, sains dan teknologi yang bertumpu pada asas keberlanjutan  yang disertai dengan berbagai peluang dan tantangan yang berubah sangat dinamis, maka penajaman core of competence program studi  merupakan pilihan yang sudah tidak bisa ditawar lagi agar dapat memenangkan persaingan di pasar global. Oleh karena itu, lulusan kami dibekali dengan pemahaman pembangunan partisipatif, gender mainstream dan bridging leadership

Keterkaitan pembangunan pertanian dengan sektor-sektor di bidang ekonomi, terutama industri dan perdagangan, dapat meningkatkan nilai tambah dalam pembangunan pertanian yang bermuara pada kesempatan kerja yang luas dan pendapatan ekonomi yang memadai bagi para pelaku pembangunan pertanian. Program Studi Agribisnis mempunyai peluang untuk memanfaatkan kesempatan kerja lokal, nasional, dan internasional di bidang ekonomi terutama industri dan perdagangan

Pembangunan pertanian yang berkelanjutan secara global dipercayai dapat dicapai jika negara berkembang mampu secepatnya melepaskan diri dari kemiskinan. Sektor pertanian harus dijadikan sektor andalan mengingat ketergantungan mayoritas masyarakat sangat tinggi terhadap pertanian khususnya dalam lapangan kerja dan pendapatan. Sejalan dengan hal tersebut, Program Studi Agribisnis yang menghasilkan lulusan dengan bekal ketrampilan manajemen pertanian yang dimiliki dan didukung oleh iklim ekonomi yang baik, kebijakan makro ekonomi yang memadai akan mendatangkan imbalan ekonomi yang tinggi sehingga mampu membantu proses pemulihan dan pembangunan ekonomi

·         Kerjasama Institusional

Kerjasama Institusional banyak dilakukan pada bidang penelitian dan pengabdian, dan kerjasama  pada kegiatan magang, antara lain dengan:

Pemerintah:

Balitkabi-Malang; Fakultas Pertanian Unbraw Malang; BPTP Yogyakarta; Fakultas Pertanian UGM; Institut Pertanian Bogor; P2MPT Dikti; Pemda Kabupaten Kulon Progo; Pusat Pelatihan Bahasa UGM; UNY; Pemerintah Kodya Yogyakarta; Departemen Keuangan; dan Departemen Kehutanan (BKSDA Jambi) 

Swasta:

Plan Internasional Gunung Kidul; CV Lembah Hijau Solo; UNY; Universitas PGRI Yogyakarta; Fakultas Ekonomi UJB; PT Murakabi Group Jakarta; CV Taraka Magelang Jawa Tengah; PT Pagilaran Batang Jawa Tengah; CV Flori Smart Yogyakarta; Perhimpunan Anggrek Cabang Yogyakarta; Yayasan Pembangunan Berkelanjutan; Focus Group Consulting (FCG) Bogor; Naksatra dan Kejora Temanggung 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mendidik Generasi Pengembang Pertanian Modern

Click to add text, images, and other content

Members Area

PENGUNJUNG






KAMPUS KEBANGSAAN


KISAH AGRIBISNIS SUKSES

JURNAL AGROS

Jurnal Pertanian AGROS diterbitkan oleh Penerbit Fakultas Pertanian. Untuk melihat lebih lengkap, silahkan klik gambar atau klik di sini)



LINK

 

No recent videos

Recent Forum Posts

Upcoming Events