" />

AGRIBISNIS

Awal Sukses Masa Depan Anda

Cengkeh                                           

(Eugeina aromatic O.K., sinonim Syzygium aromaticum L.)

 

 Pohon ini tingginya bias lebih dari 20 m dan mencapai umur ratusan tahun. Cabang dan daunnya lebat. Daunnya lonjong berujung lancip. Panjangnya kira-kira 10 cm dan lebarnya 3 cm. Bunganya bergerombol di ujung-ujung ranting. Kuncup bunganya diambil lalu dijemur sampai coklat kehitaman. Baunya harum pedas. Selain untuk obat juga banyak digunakan untuk bumbu masakan dan ramuan rokok kretek. Selain kuntum bunganya, daunnya juga dipakai dalam pengobatan. Suku: Myrtaceae

Kandungan dan Manfaat: kuntum bunga cengkih mengandung sejumlah minyak atsiri, juga sejumlah senyawa kimia seperti eugenin, asam oleanolat, asam galotanat, vanillin. Ia dianggap berkhasiat menghangatkan, menghilangkan rasa sakit setempat, membantu mengeluarkan angin, mengharumkan, antibakteri, menghilangkan kejang perut. Menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), cengkeh termasuk tanaman obat yang paling banyak dipakai di dunia (dalam bentuk balsam, minyak cengkeh, dsb).

 

 Kegunaan:

1.       Sakit gigi: Cara I: beberapa lembar daun cengkeh dicuci, diseduh dengan air mendidih, kemudian dilumatkan. Peras dengan kain. Basahi kapas dengan cairannya, jejalkan ke lubang gigi yang sakit. Cara II: teteskan setetes minyak cengkeh ke kapas dan jejalkan ke lubang gigi yang sakit. Jangan diulangi sebelum 8 jam dan jangan digunakan lebih dari 2 hari sebab bias merusak gigi.

2.       Bau mulut: 5 bunga cengkeh dicuci, diseduh dengan ½ gelas air. Biarkan dingin. Airnya dipakai untuk berkumur.

3.       Mual: ramuan no.2 bisa diminum selagi hangat untuk obat mual

4.       Nyeri haid: 2 bunga cengkeh, 7 ketumbar, kunyit berukuran 2 cm dikupas, dicuci, 1 sendok the rata parutan biji pala. Semua direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Airnya diminum hangat-hangat.

 

 5.       Batuk rejan: 5 bunga cengkih, 10 helai daun sirih, 1 potong kayu manis Cina berukuran 5 cm dicuci, 1 sendok rata parutan biji pala, direbus degan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Diminum beberapa kali sehari.

6.       Demam akibat malaria: 3 bunga cengkeh, 4 iris temulawak, 5 tanaman meniran beserta akarnya, sepotong kayu manis Cina berukuran 5 cm, semua dicuci. Rebus dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah

 

7.       Batuk: 10 bunga cengkeh, 10 helai daun sirih, daging buah pala dari satu pala. Semua dicuci. Pala dimemarkan. Rebus dengan 3 gelas air sampai air tinggal setengahnya. Biarkan dingin. Minum 3 kali sehari @ 4 sendokmakan. (anak-nak cukup separuhnya). Setiap kali akan diminum tambahkan perasan air jeruk nipis dari 1 iris jeruk.

8.       Menghitamkan alis: 5 cengkeh kering disangrai lalu dihaluskan, 5 kemiri dibakar sampai keluar minyaknya, lalu minyaknya diambil. Campur minyak kemiri dengan cengkeh halus. Oleskan setiap malam pada alis.

[Sumber: Setiawan, Cisca; Xenia Moeis; dan Helen Ishwara (pengolah naskah). 1999.  “Tanaman Obat Keluarga 1”. Cetakan IV, Agustus 1999. PT Intisari Mediatama, Jakarta – dikutip seperlunya]

Sumber gambar: (1) joglosemar.co.id (2) dreamindonesia.wordpress.com (3) acigarettcigar.com (4) visijobs.com

Bawang Merah

sumber gambar:

http://suaramerdeka.com/foto_aktual/cd01225e9f7a2df47fccacb8b545dc54.jpg

Kandungan & Manfaat:

 Karena mengandung flavonglikosida, bawang merah dianggap antiradang, pembunuh bakteri, sedangkan kandungan saponinnya mengencerkan dahak. Bawang merah juga memiliki sejumlah zat lain yang berkhasiat menurunkan panas, menghangatkan, memudahkan pengeluaran air seni, mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol, dan kadar gula dalam darah. Menurut penelitian, bawang merah juga bisa mencegah kanker karena kandungan sulfurnya.

 Kegunaan:

  1. Demam pada anak

Kupaslah 2 atau 3 siung bawang merah, cuci dan parut. Ambil 2 sendok makan minyak goreng, ½ sendok makan minyak kayu putih, seiris jeruk nipis diambil airnya atau air dari sedikit asam jawa. Semua dicampur. Digosokkan ke ketiak, punggung, dan perut. Kalau panasnya tinggi, gosokkan ke kepala, ketiak dan semua lipatan badan, juga ke perut, telapak kaki dan bagian-bagian badan yang terasa panas kalu dipegang.

  1. Perut kembung

Ramuan yang sama dengan nomor 1 digosokkan ke perut dan sekitarnya . Jika belum kentut, ulangi lagi kira-kira ¼ jam kemudian

  1. Masuk angin

5 bawang merah dikupas, dicuci, diparut; satu sendok makan air larutan kapur sirih (kapur sirihnya cukup seujung kelingking), dicampur. Digosokkan ke perut, punggung, tengkuk, dan kaki

  1. Kerokan

Dua siung bawang merah dikupas, dicuci, diparut,  lalu dicampur dengan dua sendok makan minyak goreng

  1. Kerokan pada anak-anak

Satu siung bawang merah dikupas, dicuci, dipotong jadi dua, lalu digosok-gosokkan ke kulit anak, seperti kita sedang mengerok

  1. Disentri

Tiga siung bawang merah dikupas, ½ cangkir daun  petikan Cina, dan 5 cm pulasari. Semua dicuci, diiris, ditaruh di mangkok lalu dikukus kira-kira satu jam. Disaring dengan kain bersama cairan yang terkumpul di mangkuk. Takaran ini untuk dua kali minum. Ulangi sampai sembuh

  1. Hipertensi

Tiga siung bawang merah dikupas, dicuci, ditelan utuh atau diiris kasar dulu baru dimakan

  1. Diabetes

Tiga siung bawang merah, 10 buncis, 10 salam dicuci, diiris, direbus dengan ½ gelas air. Saring dan airnya diminum satu kali sehari. Periksakan gula darah dua minggu kemudian

  1. Kutu air/kaki rangen

Tiga siung bawang merah dikupas, dicuci, diparut. Campur dengan satu sendok makan minyak kelapa, lalu didihkan. Hangat-hangat oleskan ke sela-sela jari yang gatal. Kaki hendaknya dicuci dulu dengan air hangat dan dikeringkan. Hindari tempat becek dan kaki basah.

  1. Bisul/luka

Satu siung bawang merah dikupas, dicuci, diparut, lalu ditempelkan ke bisul/luka

  1. Payudara bengkak/mastitis

Lima siung bawang merah dikupas, dicuci dengan air hangat, diparut, lalu ditempelkan le payudara, tetapi jangan kena putingnya

  1. Melancarkan air seni pada anak disertai demam

Gejala ini biasanya diikuti dengan stuip. Untuk mencegahnya, tempelkan dan balut ramuan berikut ini di perut bagian bawah: lima siung bawang merah dikupas, dicuci, secangkir peterseli dicuci, seujung kelingking tawas, semua dihaluskan.

(sumber tulisan: Tanaman Obat Keluarga, 1999. PT Intisari Mediatama Jakarta)

posted: 9 Agustus 2010 pukul 22.51 WIB

MENGKUDU

 Kandungan dan Manfaat:

Mematikan kuman karena mengandung metal asetil ester. Senyawa moridon-nya berkhasiat sebagai obat pencahar, sedangkan senyawa soranjidiol-nya berguna untuk melancarkan keluarnya air seni. Mengkudu juga berkhasiat sebagai obat cacing

Kegunaan:

1.       Hipertensi

Dua buah mengkudu dibuang bijinya, diparut dan diperas. Tuangkan air mention ke ramuan mengkudu, beri gula aren dan dua gelas air panas. Saring. Ramuan ini diminum untuk tiga kali sehari

2.       Cacing gelang

Dua mengkudu masak dicuci, diparut. Beri sesendok makan garam. Peras dengan kain. Ramuan ini untuk diminum tiga kali sehari

3.       Melancarkan air seni

Sama dengan resep no.2

4.       Batuk

Dua buah mengkudu masak dicuci, diparut, lalu diperas. Beri gula batu secukupnya dan sedikit air perasan jeruk nipis. Minum ramuan ini tiga kali sehari

5.       Diabetes

Beberapa helai daun mengkudu dicuci lalu direbus sampai matang. Daun ini dimakan sebagai lalap

6.       Radang usus

Dua buah mengkudu matang dicuci, lalu dilumatkan. Peras, beri madu secukupnya. Minum ramuan ini dua kali sehari

7.       Diare pada anak

Dua helai daun mengkudu dicuci, lalu diolesi minyak goring, dan garang di atas api sampai layu. Tempelkan sehelai di perut, sehelai di punggung. Bebat dengan gurita.

8.       Kulit bersisik

Satu buah mengkudu matang diremas-remas lalu digosokkan pada kulit yang bersisik. Diamkan selama 15 menit, kemudian cuci dengan air hangat

9.       Hepatitis

Dua buah mengkudu masak diparut lalu diperas. Campur dengan gula bau secukupnya. Minum ramuan ini dua kali sehari

10.   Eksim

Cuci satu buah mengkudu, sedikit kulit pohon mengkudu, akar mengkudu lalu rebus bersama. Setelah dingin, dipakai untuk mencuci eksem

11.   Ketombe

Dua atau tiga buah mengkudu matang dilumatkan dan diberi sedikit air. Peras. Airnya dipakai untuk keramas. Biarkan selama kira-kira lima menit. Bilas dengan air bersih. Boleh memakai sampo untuk menghilangkan baunya.

12.   Encok, pegal, linu

Cuci lima helai daun mengkudu yang agak besar, lalu olesi dengan minyak kelapa. Garang di atas api sampai layu. Panas-panas tempelkan ke bagian yang sakit

13.   Masuk angin

Rebus satu buah mengkudu, sepotong rimpang lengkuas dengan dua gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum dea kali sehari

14.   Radang teggorokan dan amandel

Sama dengan resep nomor 5, namun setiap setengah jam sekali berkumurlah dengan air rauan ini.

 (sumber tulisan: Tanaman Obat Keluarga, 1999. PT Intisari Mediatama Jakarta)

(sumber gambar: http://www.indononi.com/wp-content/uploads/2010/04/buah_noni.jpg)

posted: 6 Agustus 2010 pukul 11.00 WIB (revised: 10/8/2010).

Cengkeh                                           

(Eugeina aromatic O.K., sinonim Syzygium aromaticum L.)

 

 Pohon ini tingginya bias lebih dari 20 m dan mencapai umur ratusan tahun. Cabang dan daunnya lebat. Daunnya lonjong berujung lancip. Panjangnya kira-kira 10 cm dan lebarnya 3 cm. Bunganya bergerombol di ujung-ujung ranting. Kuncup bunganya diambil lalu dijemur sampai coklat kehitaman. Baunya harum pedas. Selain untuk obat juga banyak digunakan untuk bumbu masakan dan ramuan rokok kretek. Selain kuntum bunganya, daunnya juga dipakai dalam pengobatan. Suku: Myrtaceae

Kandungan dan Manfaat: kuntum bunga cengkih mengandung sejumlah minyak atsiri, juga sejumlah senyawa kimia seperti eugenin, asam oleanolat, asam galotanat, vanillin. Ia dianggap berkhasiat menghangatkan, menghilangkan rasa sakit setempat, membantu mengeluarkan angin, mengharumkan, antibakteri, menghilangkan kejang perut. Menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), cengkeh termasuk tanaman obat yang paling banyak dipakai di dunia (dalam bentuk balsam, minyak cengkeh, dsb).

 

 Kegunaan:

1.       Sakit gigi: Cara I: beberapa lembar daun cengkeh dicuci, diseduh dengan air mendidih, kemudian dilumatkan. Peras dengan kain. Basahi kapas dengan cairannya, jejalkan ke lubang gigi yang sakit. Cara II: teteskan setetes minyak cengkeh ke kapas dan jejalkan ke lubang gigi yang sakit. Jangan diulangi sebelum 8 jam dan jangan digunakan lebih dari 2 hari sebab bias merusak gigi.

2.       Bau mulut: 5 bunga cengkeh dicuci, diseduh dengan ½ gelas air. Biarkan dingin. Airnya dipakai untuk berkumur.

3.       Mual: ramuan no.2 bisa diminum selagi hangat untuk obat mual

4.       Nyeri haid: 2 bunga cengkeh, 7 ketumbar, kunyit berukuran 2 cm dikupas, dicuci, 1 sendok the rata parutan biji pala. Semua direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring. Airnya diminum hangat-hangat.

 

 5.       Batuk rejan: 5 bunga cengkih, 10 helai daun sirih, 1 potong kayu manis Cina berukuran 5 cm dicuci, 1 sendok rata parutan biji pala, direbus degan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Diminum beberapa kali sehari.

6.       Demam akibat malaria: 3 bunga cengkeh, 4 iris temulawak, 5 tanaman meniran beserta akarnya, sepotong kayu manis Cina berukuran 5 cm, semua dicuci. Rebus dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah

 

7.       Batuk: 10 bunga cengkeh, 10 helai daun sirih, daging buah pala dari satu pala. Semua dicuci. Pala dimemarkan. Rebus dengan 3 gelas air sampai air tinggal setengahnya. Biarkan dingin. Minum 3 kali sehari @ 4 sendokmakan. (anak-nak cukup separuhnya). Setiap kali akan diminum tambahkan perasan air jeruk nipis dari 1 iris jeruk.

8.       Menghitamkan alis: 5 cengkeh kering disangrai lalu dihaluskan, 5 kemiri dibakar sampai keluar minyaknya, lalu minyaknya diambil. Campur minyak kemiri dengan cengkeh halus. Oleskan setiap malam pada alis.

[Sumber: Setiawan, Cisca; Xenia Moeis; dan Helen Ishwara (pengolah naskah). 1999.  “Tanaman Obat Keluarga 1”. Cetakan IV, Agustus 1999. PT Intisari Mediatama, Jakarta – dikutip seperlunya]

Sumber gambar: (1) joglosemar.co.id (2) dreamindonesia.wordpress.com (3) acigarettcigar.com (4) visijobs.com

Bawang Merah

sumber gambar:

http://suaramerdeka.com/foto_aktual/cd01225e9f7a2df47fccacb8b545dc54.jpg

Kandungan & Manfaat:

 Karena mengandung flavonglikosida, bawang merah dianggap antiradang, pembunuh bakteri, sedangkan kandungan saponinnya mengencerkan dahak. Bawang merah juga memiliki sejumlah zat lain yang berkhasiat menurunkan panas, menghangatkan, memudahkan pengeluaran air seni, mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol, dan kadar gula dalam darah. Menurut penelitian, bawang merah juga bisa mencegah kanker karena kandungan sulfurnya.

 Kegunaan:

  1. Demam pada anak

Kupaslah 2 atau 3 siung bawang merah, cuci dan parut. Ambil 2 sendok makan minyak goreng, ½ sendok makan minyak kayu putih, seiris jeruk nipis diambil airnya atau air dari sedikit asam jawa. Semua dicampur. Digosokkan ke ketiak, punggung, dan perut. Kalau panasnya tinggi, gosokkan ke kepala, ketiak dan semua lipatan badan, juga ke perut, telapak kaki dan bagian-bagian badan yang terasa panas kalu dipegang.

  1. Perut kembung

Ramuan yang sama dengan nomor 1 digosokkan ke perut dan sekitarnya . Jika belum kentut, ulangi lagi kira-kira ¼ jam kemudian

  1. Masuk angin

5 bawang merah dikupas, dicuci, diparut; satu sendok makan air larutan kapur sirih (kapur sirihnya cukup seujung kelingking), dicampur. Digosokkan ke perut, punggung, tengkuk, dan kaki

  1. Kerokan

Dua siung bawang merah dikupas, dicuci, diparut,  lalu dicampur dengan dua sendok makan minyak goreng

  1. Kerokan pada anak-anak

Satu siung bawang merah dikupas, dicuci, dipotong jadi dua, lalu digosok-gosokkan ke kulit anak, seperti kita sedang mengerok

  1. Disentri

Tiga siung bawang merah dikupas, ½ cangkir daun  petikan Cina, dan 5 cm pulasari. Semua dicuci, diiris, ditaruh di mangkok lalu dikukus kira-kira satu jam. Disaring dengan kain bersama cairan yang terkumpul di mangkuk. Takaran ini untuk dua kali minum. Ulangi sampai sembuh

  1. Hipertensi

Tiga siung bawang merah dikupas, dicuci, ditelan utuh atau diiris kasar dulu baru dimakan

  1. Diabetes

Tiga siung bawang merah, 10 buncis, 10 salam dicuci, diiris, direbus dengan ½ gelas air. Saring dan airnya diminum satu kali sehari. Periksakan gula darah dua minggu kemudian

  1. Kutu air/kaki rangen

Tiga siung bawang merah dikupas, dicuci, diparut. Campur dengan satu sendok makan minyak kelapa, lalu didihkan. Hangat-hangat oleskan ke sela-sela jari yang gatal. Kaki hendaknya dicuci dulu dengan air hangat dan dikeringkan. Hindari tempat becek dan kaki basah.

  1. Bisul/luka

Satu siung bawang merah dikupas, dicuci, diparut, lalu ditempelkan ke bisul/luka

  1. Payudara bengkak/mastitis

Lima siung bawang merah dikupas, dicuci dengan air hangat, diparut, lalu ditempelkan le payudara, tetapi jangan kena putingnya

  1. Melancarkan air seni pada anak disertai demam

Gejala ini biasanya diikuti dengan stuip. Untuk mencegahnya, tempelkan dan balut ramuan berikut ini di perut bagian bawah: lima siung bawang merah dikupas, dicuci, secangkir peterseli dicuci, seujung kelingking tawas, semua dihaluskan.

(sumber tulisan: Tanaman Obat Keluarga, 1999. PT Intisari Mediatama Jakarta)

posted: 9 Agustus 2010 pukul 22.51 WIB

MENGKUDU

 Kandungan dan Manfaat:

Mematikan kuman karena mengandung metal asetil ester. Senyawa moridon-nya berkhasiat sebagai obat pencahar, sedangkan senyawa soranjidiol-nya berguna untuk melancarkan keluarnya air seni. Mengkudu juga berkhasiat sebagai obat cacing

Kegunaan:

1.       Hipertensi

Dua buah mengkudu dibuang bijinya, diparut dan diperas. Tuangkan air mention ke ramuan mengkudu, beri gula aren dan dua gelas air panas. Saring. Ramuan ini diminum untuk tiga kali sehari

2.       Cacing gelang

Dua mengkudu masak dicuci, diparut. Beri sesendok makan garam. Peras dengan kain. Ramuan ini untuk diminum tiga kali sehari

3.       Melancarkan air seni

Sama dengan resep no.2

4.       Batuk

Dua buah mengkudu masak dicuci, diparut, lalu diperas. Beri gula batu secukupnya dan sedikit air perasan jeruk nipis. Minum ramuan ini tiga kali sehari

5.       Diabetes

Beberapa helai daun mengkudu dicuci lalu direbus sampai matang. Daun ini dimakan sebagai lalap

6.       Radang usus

Dua buah mengkudu matang dicuci, lalu dilumatkan. Peras, beri madu secukupnya. Minum ramuan ini dua kali sehari

7.       Diare pada anak

Dua helai daun mengkudu dicuci, lalu diolesi minyak goring, dan garang di atas api sampai layu. Tempelkan sehelai di perut, sehelai di punggung. Bebat dengan gurita.

8.       Kulit bersisik

Satu buah mengkudu matang diremas-remas lalu digosokkan pada kulit yang bersisik. Diamkan selama 15 menit, kemudian cuci dengan air hangat

9.       Hepatitis

Dua buah mengkudu masak diparut lalu diperas. Campur dengan gula bau secukupnya. Minum ramuan ini dua kali sehari

10.   Eksim

Cuci satu buah mengkudu, sedikit kulit pohon mengkudu, akar mengkudu lalu rebus bersama. Setelah dingin, dipakai untuk mencuci eksem

11.   Ketombe

Dua atau tiga buah mengkudu matang dilumatkan dan diberi sedikit air. Peras. Airnya dipakai untuk keramas. Biarkan selama kira-kira lima menit. Bilas dengan air bersih. Boleh memakai sampo untuk menghilangkan baunya.

12.   Encok, pegal, linu

Cuci lima helai daun mengkudu yang agak besar, lalu olesi dengan minyak kelapa. Garang di atas api sampai layu. Panas-panas tempelkan ke bagian yang sakit

13.   Masuk angin

Rebus satu buah mengkudu, sepotong rimpang lengkuas dengan dua gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum dea kali sehari

14.   Radang teggorokan dan amandel

Sama dengan resep nomor 5, namun setiap setengah jam sekali berkumurlah dengan air rauan ini.

 (sumber tulisan: Tanaman Obat Keluarga, 1999. PT Intisari Mediatama Jakarta)

(sumber gambar: http://www.indononi.com/wp-content/uploads/2010/04/buah_noni.jpg)

posted: 6 Agustus 2010 pukul 11.00 WIB (revised: 10/8/2010).

Members Area

PENGUNJUNG






KAMPUS KEBANGSAAN


KISAH AGRIBISNIS SUKSES

JURNAL AGROS

Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian "AGROS" merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Penerbit Fakultas Pertanian. Untuk melihat lebih lengkap, silahkan klik gambar atau klik di sini)



LINK

 

No recent videos

Recent Forum Posts

Upcoming Events

 


 

 

Members Area

PENGUNJUNG






KAMPUS KEBANGSAAN


KISAH AGRIBISNIS SUKSES

JURNAL AGROS

Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian "AGROS" merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Penerbit Fakultas Pertanian. Untuk melihat lebih lengkap, silahkan klik gambar atau klik di sini)



LINK

 

No recent videos

Recent Forum Posts

Upcoming Events